SEJUK.ID – Suasana berbeda tampak di kawasan Pendopo Lokatantra Lamongan pada Ahad (19/7/2026) sore. Di tengah ramainya masyarakat yang menghabiskan akhir pekan, delapan relawan dari Komunitas Pejuang Nasi Lamongan berdiri dengan senyum ramah sambil membawa puluhan bungkus nasi. Bukan untuk diperjualbelikan, melainkan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 50 porsi nasi dibagikan melalui konsep stay point. Dalam skema ini, para relawan tetap berada di satu titik, sementara masyarakat datang menghampiri untuk menerima makanan. Konsep tersebut membuat proses pembagian berlangsung lebih tertib sekaligus memberi kenyamanan bagi para penerima.
Sasaran kegiatan meliputi tukang becak, pesepeda, juru parkir, hingga masyarakat yang melintas di sekitar Pendopo Lokatantra. Mereka merupakan kelompok yang setiap hari beraktivitas di ruang publik, tetapi kerap luput dari perhatian.
Meski jumlah nasi yang dibagikan tidak banyak, semangat yang dibawa para relawan jauh melampaui angka tersebut. Setiap bungkus nasi diserahkan dengan sapaan hangat, senyum tulus, serta doa agar para penerima senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran rezeki.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berbagi tidak harus menunggu berkecukupan. Kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana, selama dilandasi keikhlasan dan semangat kemanusiaan. Kehadiran delapan relawan yang meluangkan waktu di hari libur menunjukkan bahwa aksi sosial dapat tumbuh dari siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
Suasana pembagian berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sejumlah penerima menyampaikan ucapan terima kasih dengan wajah sumringah. Beberapa di antaranya bahkan mendoakan agar para relawan selalu diberi kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah kebaikan yang dilakukan.
Ketua Komunitas Pejuang Nasi Lamongan, Muzaki, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut dia, aksi berbagi itu tidak akan terlaksana tanpa dukungan para donatur serta semangat seluruh anggota komunitas.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan sebagian rezekinya kepada Komunitas Pejuang Nasi Lamongan. Terima kasih juga kepada seluruh anggota yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan semangat sehingga kegiatan berbagi 50 porsi nasi hari ini dapat berjalan lancar. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, dan semoga Komunitas Pejuang Nasi Lamongan dapat terus istiqamah menebar manfaat bagi masyarakat,” ujar Muzaki.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Pejuang Nasi Lamongan berharap semangat berbagi terus menginspirasi masyarakat. Bukan semata-mata tentang membagikan makanan, tetapi juga menghadirkan harapan, memperkuat kepedulian, dan meneguhkan keyakinan bahwa kebaikan masih tumbuh di tengah kehidupan yang bergerak serba cepat.
Aksi sederhana di Pendopo Lokatantra Lamongan itu menjadi penegas bahwa nilai-nilai kemanusiaan tidak selalu diwujudkan melalui langkah besar. Terkadang, satu bungkus nasi yang diberikan dengan penuh ketulusan mampu menghadirkan senyum, meringankan beban, sekaligus menumbuhkan harapan bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat. (*)
Penulis : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro


