NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Perkuat Jejaring Pengusaha Muhammadiyah dan Bangun Ekosistem Industri

2 Mins read

SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan menggelar KOPDAR SUMU Pekalongan Raya 2026 di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Ahad (12/7). Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi para pengusaha Muhammadiyah untuk memperkuat jejaring, memperluas kolaborasi, serta mendorong lahirnya ekosistem industri yang berkelanjutan.

Sekitar 150 pengusaha Muhammadiyah, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pegiat ekonomi dari wilayah Eks Karesidenan Pekalongan dan sekitarnya hadir dalam forum tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah bertukar gagasan mengenai penguatan ekonomi umat melalui kolaborasi antarpelaku usaha.

Sekretaris PDM Kabupaten Pekalongan, Cahyono, M.Pd., menegaskan bahwa Muhammadiyah memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor ekonomi. Menurut dia, potensi tersebut hanya akan berkembang optimal apabila seluruh elemen Persyarikatan mampu membangun sinergi yang kuat.

“Muhammadiyah memiliki potensi besar di bidang ekonomi. Potensi ini akan semakin kuat apabila seluruh elemen mampu bersinergi dan membangun ekosistem usaha yang saling mendukung,” ujar Cahyono.

Pandangan senada disampaikan Sekretaris Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PWM Jawa Tengah, Eko Pujiatmoko. Ia menilai penguatan sektor ekonomi merupakan salah satu agenda strategis Muhammadiyah yang harus diwujudkan melalui kolaborasi dan pengembangan industri.

“Kita perlu bergerak bersama membangun ekosistem industri yang produktif, sehingga pengusaha Muhammadiyah tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Salah satu pokok bahasan dalam KOPDAR kali ini adalah pembangunan ekosistem usaha Muhammadiyah yang saling terhubung dan berkelanjutan. Diskusi menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pengusaha, amal usaha Muhammadiyah, perguruan tinggi, hingga lembaga keuangan sebagai fondasi untuk memperkuat daya saing ekonomi Persyarikatan.

Baca Juga:  Bupati Gresik Apresiasi Pemecahan Rekor Muri Bandeng Pepes Sepanjang 1,4 Kilometer

Melalui ekosistem yang terintegrasi, para pelaku usaha di lingkungan Muhammadiyah diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas bisnis, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Forum tersebut juga menyoroti pentingnya mendorong sektor produksi dan industri sebagai strategi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat kemandirian ekonomi umat. Langkah ini dinilai sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah untuk menghadirkan kemajuan di berbagai bidang, termasuk ekonomi.

Dalam sesi materi, Ketua Lembaga Pengembangan UMKM (LP-UMKM) PWM Jawa Tengah, Khafid Sirotudin, menyampaikan bahwa kekuatan terbesar Muhammadiyah saat ini terletak pada jejaringnya yang luas, meski belum terintegrasi secara optimal.

“Jika pengusaha Muhammadiyah saling terhubung secara terstruktur, kita akan mampu membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan kompetitif secara berkelanjutan,” tutur Khafid.

Suasana diskusi semakin dinamis melalui sesi fireside chat yang mempertemukan para peserta untuk berbagi pengalaman menjalankan usaha sekaligus menjajaki peluang kolaborasi melalui kegiatan business matching. Sejumlah peluang kerja sama antarpelaku usaha pun mulai terbangun dan diharapkan dapat ditindaklanjuti setelah forum berakhir.

Melalui KOPDAR SUMU Pekalongan Raya 2026, SUMU kembali menegaskan komitmennya dalam membangun komunitas pengusaha Muhammadiyah yang solid, adaptif, dan berkemajuan. Ke depan, organisasi ini menargetkan perluasan jejaring keanggotaan sebagai langkah mempercepat kolaborasi antarpengusaha, pelaku UMKM, dan kalangan profesional untuk memperkuat ekosistem ekonomi Muhammadiyah. (*)

Penulis : Soleh | Editor : Fathan Faris Saputro

1254 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

BikersMu Magelang Kawal Ziarah Napak Tilas, Perkuat Ukhuwah Bersama GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah

1 Mins read
SEJUK.ID – BikersMu Chapter Kabupaten Magelang turut membersamai kegiatan Riding Ziarah Napak Tilas Kota Yogyakarta yang diinisiasi Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM)…
BeritaDaerah

Touring Perdana BikersMu Temanggung, Menguatkan Dakwah dan Ukhuwah di Atas Roda

2 Mins read
SEJUK.ID – Komunitas BikersMu Chapter Temanggung resmi memulai langkahnya melalui kegiatan touring perdana yang dirangkai dengan rapat pembentukan kepengurusan pada Ahad (12/7/2026)….
BeritaDaerah

SUMU Jakarta dan UAI Jajaki Kolaborasi AI, Siapkan Ekosistem Talenta dan Kewirausahaan

3 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Jakarta menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI). Kolaborasi diarahkan pada pemanfaatan kecerdasan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *