SEJUK.ID – Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung resmi dibuka melalui seremoni pembukaan yang berlangsung di Kompleks Perguruan Tinggi Muhammadiyah Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Mengusung tema “Meneguhkan Era Baru IPM Lampung”, forum permusyawaratan tertinggi IPM tingkat wilayah ini dihadiri sejumlah tokoh dari unsur pemerintah, Persyarikatan Muhammadiyah, dan organisasi pelajar.
Hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Ketua PWM Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan, S.P., M.A., Ketua Umum PP IPM Dany Rahmat Muharram, serta Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal M. Khoirul Huda, M.Pd.
Ketua Umum PW IPM Lampung Firdaus Armansyah menegaskan pentingnya memperkuat gerakan hingga ke akar rumput. Menurut dia, keberlanjutan organisasi bergantung pada kemampuan kaderisasi yang mampu melahirkan generasi penerus terbaik.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita terus mengembangkan gerakan ke bawah agar kepemimpinan berikutnya dapat melanjutkan warisan yang telah dibangun pada periode ini melalui program-program yang inovatif dan solutif,” ujar Firdaus.
Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal M. Khoirul Huda menyampaikan empat pesan bagi IPM dalam menghadapi tantangan zaman. Ia mendorong IPM untuk terus menjadi gerakan ilmu, gerakan afirmatif, gerakan agitatif, dan gerakan alternatif.
“Semoga IPM terus melahirkan kader umat, kader persyarikatan, dan kader bangsa,” katanya.
Ketua Umum PP IPM Dany Rahmat Muharram menilai Musywil bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum menjaga kemurnian gerakan sekaligus menghadirkan capaian-capaian baru organisasi. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi etika dalam bermusyawarah.
“Bermusyawarahlah secara makruf, silang pendapat secara santun, dan berbeda pilihan secara baik. Kemenangan adalah pemberian Allah SWT, sedangkan kekalahan tidak boleh membuat kita kehilangan kesetiaan kepada IPM,” ujar Dany.
Ketua PWM Lampung Prof. Sudarman turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia berharap IPM Lampung terus tampil sebagai pelopor gerakan pelajar yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Teruslah menjadi pelopor bagi para pelajar di Provinsi Lampung. Selamat bermusyawarah, semoga menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi dan umat,” katanya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela mengingatkan pentingnya tiga hal fundamental yang harus dimiliki setiap pelajar. Ketiga hal tersebut ialah kemampuan intelektual, karakter dan moral yang kuat, serta kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musywil XXIII IPM Lampung dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar serta membawa manfaat bagi kemajuan pelajar di Lampung.
“Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, penuh semangat, dan menghasilkan keputusan terbaik,” ujar Jihan.
Musywil XXIII IPM Lampung yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi. Forum ini juga diharapkan melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa IPM Lampung semakin maju, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi pelajar Muhammadiyah di Provinsi Lampung. (*)


