SEJUK.ID – Suasana pagi yang masih diselimuti embun di Terminal Mandala Wisata Wonosobo, Ahad (19/4/2026), tampak berbeda. Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan anggota BikersMu Chapter Wonosobo telah berkumpul mengenakan seragam khas, lengkap dengan sepeda motor dari berbagai merek. Sebanyak 289 raider bersiap mengikuti kegiatan turing bertajuk Mengaspal Jalan Dakwah ke-4 untuk meramaikan agenda Wisata Dakwah ‘Aisyiyah se-Karesidenan Kedu di Kota Mungkid, Kabupaten Magelang.
Sejumlah peserta terlihat membawa anggota keluarga, menambah semarak kebersamaan pagi itu. Setelah mengikuti pengarahan dan doa bersama, para raider bersiap berangkat sesuai rombongan berdasarkan cabang masing-masing.
Pimpinan BikersMu Chapter Wonosobo, Suwandi, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga nama baik Muhammadiyah selama perjalanan. Para peserta diingatkan untuk menjadi teladan di jalan raya dengan menunjukkan sikap santun, ramah, serta patuh terhadap peraturan lalu lintas.
Kecepatan kendaraan diatur berkisar antara 40–50 kilometer per jam. Setiap rombongan dipimpin oleh ketua regu, dengan kewajiban menjaga formasi dan tidak saling mendahului demi keselamatan bersama. Barisan terdepan dikawal oleh kendaraan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), sementara di tengah rombongan disiagakan dua unit ambulans.
Perjalanan menuju Magelang ditempuh sekitar dua jam melalui jalur Selomerto–Kepil. Setibanya di wilayah tujuan, rombongan melakukan titik perhentian (check point) di Kompleks Perguruan Muhammadiyah sebelum melanjutkan perjalanan bersama menuju lokasi utama kegiatan, yakni Lapangan drh. Soepardi, Kota Mungkid.
Sesampainya di lokasi, peserta beristirahat sejenak dan menikmati makan siang sebelum mengikuti rangkaian acara Wisata Dakwah ‘Aisyiyah yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.
Usai kegiatan, rombongan BikersMu melanjutkan perjalanan pulang. Dalam perjalanan kembali, mereka menyempatkan diri melaksanakan salat Zuhur di Masjid Al Hadi, Salaman, sekaligus beristirahat sekitar dua jam.
Tepat pukul 14.00 WIB, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Wonosobo. Kegiatan turing dakwah ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata dakwah di ruang publik. Melalui etika berkendara yang aman, tertib, dan berkarakter Islami, para peserta berupaya menghadirkan citra positif komunitas di tengah masyarakat. (*)
Penulis : Rudyspramz | Editor : Fathan Faris Saputro


