SEJUK.ID – Dalam rangka memeriahkan suasana Hari Kemerdekaan, Senin (18/8/2025), BikersMu Chapter Kendal mengadakan agenda silaturahmi ke salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di ujung Kabupaten Kendal yang berbatasan dengan Kabupaten Temanggung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di TK ABA 1 Dusun Kaliereng, Desa Cening, Kecamatan Singorojo.
Jalan terjal, berliku, serta tanjakan dan turunan yang curam tidak menyurutkan semangat para anggota BikersMu Chapter Kendal. Mereka tetap bertekad bersilaturahmi dengan saudara se-Persyarikatan, sekaligus menambah rasa syukur atas keindahan lanskap alam. Lebih dari itu, perjalanan ini juga membuka kesadaran bahwa di daerah terpencil terdapat AUM yang perlu diperhatikan, dibantu, dan dibesarkan bersama.
Rute perjalanan ditempuh dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Kendal dengan titik kumpul di Masjid Attaqwa Ngareanak, Singorojo. Dari sana, rombongan melewati jalur Kedungsari menuju Getas, Seklothok, Kaliputih, hingga Kaliereng. Saat perjalanan pulang, rute yang ditempuh adalah Kaliereng–Kaliputih–Kalidapu–Banyuringin, lalu berakhir dengan makan siang bersama di Ngareanak.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen BikersMu Chapter Kendal untuk melaksanakan “Ngaji Sosial” dengan mendatangi ranting-ranting terpencil, bukan sekadar touring atau hiburan semata. “Semoga menjadi pembelajaran bersama bagi majelis, lembaga, dan UPP untuk ikut menyambangi ranting, mendengar kisah, keluh kesah, serta memahami realitas di akar rumput,” ujar Bro Dodi, S.H., Sekretaris LBH-AP PDM Kendal sekaligus Divisi Advokasi BikersMu Chapter Kendal.
Sementara itu, Founder sekaligus Inisiator BikersMu Nasional yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum BikersMu Nasional, Azhar Labib, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa BikersMu bukan sekadar komunitas motor. “BikersMu tidak hanya sebatas touring, tetapi juga melakukan dakwah dan aksi sosial yang berada di bawah bimbingan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah serta Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PP Muhammadiyah,” jelasnya.
Kegiatan BikersMu ini menjadi bukti bahwa dakwah bisa dilakukan di jalanan, menginspirasi masyarakat melalui silaturahmi, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi Persyarikatan. (*)
Penulis Taufiq. Editor Fathan Faris Saputro.


