NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Perpustakaan Unair Gelar Pelatihan Menulis, Dorong Pustakawan Jadi Penulis Buku

1 Mins read

SEJUK.ID – Perpustakaan Universitas Airlangga (Unair) menggelar pelatihan kepenulisan bagi para pustakawan pada Kamis (19/6), bertempat di Ruang Parlinah Mujino, Perpustakaan Pusat Kampus B, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pustakawan Unair sebagai upaya meningkatkan kontribusi literasi mereka di tengah masyarakat.

Kepala UPT Perpustakaan Unair, Suhernik, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pustakawan tidak hanya bertugas menjalankan pekerjaan teknis, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun budaya literasi. “Pustakawan adalah pengelola informasi, tetapi mereka juga harus mampu menciptakan informasi, salah satunya melalui penulisan buku,” ujarnya.

Suhernik menekankan bahwa pengetahuan dan skill bersifat kompetitif, bukan otoritatif. Artinya, siapa pun dan pada usia berapa pun tetap bisa memperoleh ilmu jika mau belajar. “Pustakawan Unair ada yang mendekati usia pensiun, ada juga yang masih muda. Namun, semuanya terus belajar dan berkembang. Sebagai bagian dari World Class University, pustakawannya pun harus berkelas,” tegasnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Bambang Prakoso — dosen, penulis, sekaligus Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca Jawa Timur. Dalam materi pertama, Bambang mengajak peserta “berziarah” ke literasi abad keluhuran. Ia menyampaikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia memiliki warisan literasi yang luar biasa, yang bahkan telah diakui dunia.

“Banyak naskah kuno peninggalan leluhur tersebar di berbagai negara. Kita punya kekayaan aksara dan bahasa yang jumlahnya ratusan. Sayangnya, sejak kedatangan VOC tahun 1602 yang membawa aksara Latin, masyarakat pribumi yang tak memahami aksara tersebut langsung dianggap buta huruf,” ungkap Bambang. Ia menambahkan bahwa ada agenda terselubung dari penjajah agar masyarakat mudah dikendalikan dan sumber daya alam — terutama rempah-rempah — dapat dikuasai.

Pada sesi kedua, Bambang mengajak peserta mempraktikkan teknik menulis. Pustakawan diajak menulis kisah inspiratif dengan struktur penulisan yang logis dan menarik — mulai dari pengantar yang kuat, isi yang terstruktur, hingga penutup yang meninggalkan kesan mendalam.

Baca Juga:  Suarakan Keadilan Sosial-Ekologis, KHM Lakukan Aksi Serentak Tuntut Komitmen Pemerintah Cegah Krisis Iklim

Sebagai tindak lanjut, peserta diberi tugas menulis naskah sesuai format dan sistematika yang telah disampaikan. Tulisan akan dikumpulkan dalam waktu dua pekan, kemudian melalui proses layout, penyuntingan, desain sampul, pengurusan ISBN, hingga akhirnya diterbitkan dalam bentuk buku. (*)

1350 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaDaerah

Tadabbur Alam ke Pacitan, BikersMu Kota Yogyakarta Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian

2 Mins read
SEJUK.ID – Semangat dakwah berkemajuan tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas sosial dan keagamaan. Bagi BikersMu Chapter Kota Yogyakarta, semangat tersebut juga diterapkan…
BeritaDaerah

BikersMu dan GowesMu Surabaya Bersihkan Masjid, Rawat Rumah Ibadah Bersama

1 Mins read
SEJUK.ID – Semangat gotong royong diperlihatkan BikersMu Chapter Surabaya bersama GowesMu Surabaya melalui program Bersih-Bersih Masjid (BBM) di Masjid Da’wah, Jalan Blauran…
BeritaDaerah

Setahun Menanti, BikersMu Chapter Kulon Progo Dikukuhkan di Lereng Gunung Sumbing

2 Mins read
SEJUK.ID – Setelah menanti selama setahun, BikersMu Chapter Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akhirnya memiliki kepengurusan definitif. Pengukuhan tersebut berlangsung di Masjid…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *