NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Bentuk Kepedulian Sosial, Wabup Gresik Kunjungi Perempuan Penyandang Disabilitas

2 Mins read

Sejuk.ID – Sebagai bentuk kepedulian sosial, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengunjungi salah satu penyandang disabilitas. Dia adalah Nur Jahirotul Mahiyah (31) yang tinggal di Dusun Pereng Wetan, Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Jumat (25/11/2022).

Menurut informasi, Nur Jahirotul Mahiyah mengidap Cerebral Parsy (Lumpuh Otak) sejak lahir. Penyakit tersebut menyebabkan Nur menjadi kehilangan kendali beberapa syaraf tubuh sehingga kesulitan untuk bergerak normal. Untuk membantu aktivitasnya, Nur harus menggunakan kursi roda.

Menurut Paeni (54) ibunya, Nur memiliki hobi untuk berkeliling dan menyapa para tetangga sekitar dengan antusias. Meski hanya bermodalkan kursi roda, Nur bahkan bisa pergi sampai ke desa-desa lain.

“Ya seperti ini kondisinya, pengennya keluar rumah terus, dan berkumpul dengan orang lain. Meskipun tidak bisa jalan tapi bisa pakai kursi roda sendiri.” ungkap Paeni.

Dalam kunjungannya, wabup yang didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh dan relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Gresik, Muhammad Subhan.

Wabup menambahkan bahwa saat ini sudah ada bantuan untuk para penyandang disabilitas seperti ini lewat program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Jadi, dari Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini sudah menyediakan program bantuan prioritas yaitu PKH Inklusif. Ini yang nantinya dapat diberikan kepada para Lansia dan penyandang disabilitas.” ucap wabup kepada Paeni.

Dalam kasus Nur, diketahui dia masih belum masuk ke database DTKS karena ada ketidakcocokan antara data pribadinya dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gresik. Masalah tersebut telah ditindaklanjuti sehingga data miliknya telah valid di bulan Oktober awal yang ternyata berbarengan dengan penutupan pendataan DTKS.

Untuk itu, wabup menyayangkan masalah seperti ini masih ada pada warga di desa dan dusun. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah desa dan dusun untuk secepatnya melakukan pendataan lebih lanjut terkait warga yang layak menerima bantuan sosial.

Baca Juga:  Bupati Lamongan Resmikan Inovasi Kantin Sehat

 “Karena kasihan kalau tidak segera kita bantu secara langsung. Mengingat, Nur ini statusnya masih belum menjadi penerima bantuan. Maka nanti Nur ini akan kami data secara langsung agar secepatnya mendapatkan bantuan yang layak.” ucap Bu Min sapaan akrab wabub kepada Paeni.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh juga mengatakan, pengusulan penerima PKH Inklusif akan dipercepat untuk menanggulangi masalah seperti ini. Ditambah, khusus penyandang disabilitas yang sudah terdata akan menerima bantuan rutin 4 kali dalam setahun.

“Di 2023 kita akan start lebih awal karena regulasinya sudah fix. Dan khusus yang disabilitas terdata akan mendapatkan bantuan langsung tunai senilai Rp. 500.000 dan sembako senilai Rp. 200.000. Insyaallah di bulan Maret nanti sudah mulai terealisasi.” katanya.

Kadis Ummi juga meminta agar seluruh lembaga kemasyarakatan ikut andil dalam mengawal pendataan DTKS kali ini. Ini sangat penting agar kasus keterlambatan seperti Nur ini tidak terulang kembali.

“Kami juga meminta bantuan kepada seluruh jajaran pemerintah desa dan teman-teman pendamping agar warganya dapat terdata di DTKS. Agar dapat megakses berbagai macam bantuan sosial.” imbuhnya.

Tidak hanya sekedar berkunjung, Bu Min ditemani Kadis Ummi dan Relawan Subhan juga menyerahkan bantuan langsung berupa uang tunai dan sembako kepada Nur saat itu. (Fathan Faris Saputro)

1173 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaNasional

SUMU Tawarkan Asisten Bisnis Berbasis AI, Dorong UMKM Bertransformasi Digital

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) mendorong para pengusaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi…
BeritaDaerah

Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan Digital, KIM Sleman Gaungkan Implementasi PP Tunas

1 Mins read
SEJUK.ID – Sekretaris Forum Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai Peraturan…
BeritaDaerah

BikersMu Jateng Tancap Gas Dakwah, Musywil di Semarang Targetkan 35 Ribu Anggota

2 Mins read
SEJUK.ID – Suasana khidmat mewarnai Musyawarah Wilayah (Musywil) BikersMu Koordinator Wilayah Jawa Tengah yang digelar di Aula Rumah Sakit Unimus, Semarang, Jumat…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *