NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
Sastra

Dunia Digital Derita

1 Mins read

SEJUK.ID – Oleh: Fathan Faris Saputro

Di balik tirai maya yang menggoda,
“Dunia Digital Derita” menggeliat dalam kata.
Sementara jari-jari gemetar menari di layar,
Jiwanya terperangkap, hasrat terkubur dalam mara.

Suara seruan liku-liku perangkat bertalu-talu,
Menggiring jiwa, menuju labirin buntu.
Betapa memesona sang dunia maya,
Tapi di sana terjalin, kepahitan yang tak terungkap.

Bagaikan lautan raya, aliran data mengalir,
Mengisi ruang hampa, merasuk dalam diri.
Tapi kehangatan nyata pun sirna tergusur,
Kini derita mengembara, penuh pilu tak terperi.

Dalam kehampaan hati, jiwanya meratap,
Mencari makna di antara derasnya kata.
Namun, angan pun kian meredup tanpa batas,
Terjerat di dunia maya, tak ada yang terasa.

Di ujung jari, ia tersesat tak berdaya,
Berharap terjalin, dalam kasih yang nyata.
Namun “Dunia Digital Derita” semakin menggoda,
Raga memudar, hampa mengisi ruang jiwa.

Bagaikan burung terkurung dalam sangkar,
Ia ingin lepas, menggapai langit yang biru.
Tapi terhimpit algoritma hampa,
Kebebasan pun semakin terkubur dalam luka.

Ampuni, dunia maya yang menggoda,
“Derita Digital” tak pernah membiarkan lelap.
Tapi semoga suatu hari, ia mampu meraih,
Makna sejati dalam pelukan kehidupan yang abadi.

Lamongan, 2023

Baca Juga:  Jerat Pemburu

1156 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
Sastra

Muhammadiyah dan Budaya Jawa : Resensi Buku Muhammadiyah Jawa Karya Ahmad Najib Burhani

4 Mins read
Oleh: Annas Firmansyah, Aktivis Muhammadiyah SEJUK.ID – Belakangan ini banyak sekali isu-isu yang menerpa salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni…
Sastra

Bersamamu

1 Mins read
Oleh: Amira Elhaq Al Mafazah Ma’in Tak terasa tiga tahun kulalui Tak terhitung berapa banyak ilmu kudapati Kesungguhan mengajarmu merasuk ke sanubari…
Sastra

Prestasi Dibalut Ketulusan

1 Mins read
Oleh: Amira Elhaq Al Mafazah Ma’in Engkau bagai matahari menyinari kegelapan kebodohanku Bagaikan air menyirami gersangnya budi pekertiku Bagaikan api membakar ghiroh…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *