SEJUK.ID – Suasana haru dan bangga mewarnai Karnaval Pendidikan Desa Labuhan, Sabtu (22/8/2026). Di sepanjang rute, murid MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) tampil penuh percaya diri. Di balik penampilan itu, ada dukungan para orang tua yang tergabung dalam Ikatan Wali Murid Madrasah (Ikwama).
Berada di belakang mobil publikasi, pengurus Ikwama tampil mengenakan busana serba hitam, lengkap dengan selendang dan mahkota. Kehadiran mereka bukan sekadar untuk memeriahkan karnaval, tetapi juga mendampingi murid kelas 1 hingga kelas 4 yang menampilkan tarian dan berbagai gerakan sepanjang perjalanan.
Di bawah arahan Sekretaris Ikwama, Sulistinah, bersama jajaran pengurus lainnya, para murid tampil tanpa ragu. Sulistinah mengaku terharu sekaligus bersyukur karena mendapat kepercayaan dari pihak madrasah untuk terlibat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut dia, mendampingi anak dalam kegiatan tersebut bukan sekadar kewajiban sebagai orang tua. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk cinta dan kebanggaan terhadap proses tumbuh kembang anak.
Kepala MI MULA, Ma’in, S.H.I., juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan penampilan murid-muridnya. Menurut dia, penampilan tersebut merupakan hasil dari kebersamaan antara madrasah, guru, murid, dan orang tua.
“Keterlibatan keluarga besar madrasah ini menunjukkan terjalinnya rasa kebersamaan yang sangat kuat. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Ikwama, seluruh wali murid, dan anak-anak tercinta yang telah memberikan penampilan terbaik hingga memikat hati seluruh warga Desa Labuhan,” ujar Ma’in.
Antusiasme warga yang memadati pinggir jalan turut menyemarakkan suasana. Sorak-sorai dan tepuk tangan terdengar setiap kali barisan MI MULA menampilkan tarian dengan kompak dan riang.
Karnaval itu akhirnya tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi gambaran tentang pentingnya kolaborasi dalam pendidikan. Ketika madrasah dan keluarga berjalan bersama, anak-anak mendapatkan ruang untuk tumbuh dengan kepercayaan diri dan dukungan yang kuat.
Bagi MI MULA, langkah kecil para murid dalam karnaval tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju mimpi-mimpi besar. Di sepanjang perjalanan itu, ada keluarga dan madrasah yang terus bergandengan tangan memberikan dukungan. (*)
Penulis : Marmulik Hidayah | Editor : Fathan Faris Saputro


