SEJUK.ID – Halaman SMP Muhammadiyah 13 Campurejo (Hamas School), Gresik, dipenuhi suasana haru pada Kamis (4/6/2026) sore. Prosesi Graduation 2026 bertema “Shine on Becoming the Golden Generation” menjadi penanda berakhirnya perjalanan belajar para siswa sekaligus awal langkah mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Mengusung konsep Jawa modern, acara pelepasan siswa berlangsung hangat dan penuh makna. Nuansa tradisi yang berpadu dengan semangat masa depan menghadirkan suasana yang tidak sekadar seremonial kelulusan, melainkan juga momentum syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui para siswa selama tiga tahun terakhir.
Sejumlah tokoh Muhammadiyah, Kepala Desa Campurejo, jajaran pimpinan sekolah, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Panceng, Abdul Faliq, M.Pd., turut hadir dalam acara tersebut. Namun, perhatian banyak orang tertuju pada para wali murid yang menyaksikan putra-putri mereka berdiri di panggung kelulusan dengan penuh kebanggaan.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Campurejo, Rofiud Darojat, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi para siswa selama menempuh pendidikan di Hamas School.
“Terima kasih atas dedikasi dan ketulusan yang telah diberikan. Selama tiga tahun, para guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak dan keislaman yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Di hadapan para lulusan, Rofiud berpesan agar mereka senantiasa menjaga akidah dan akhlak di mana pun berada. Menurutnya, keberhasilan akademik harus berjalan beriringan dengan karakter yang baik.
“Pegang teguh nilai-nilai Islam yang telah diajarkan. Jaga akhlak di mana pun kalian berada. Kalian membawa nama baik orang tua yang selalu mendoakan dalam setiap sujudnya, serta nama baik almamater yang telah mendidik kalian dengan penuh cinta,” pesannya.
Pesan tersebut disambut suasana haru. Sejumlah wali murid tampak menyeka air mata saat menyaksikan anak-anak mereka menerima penghargaan dan tanda kelulusan.
Hamas School selama ini dikenal tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga penguatan karakter dan pembinaan keagamaan. Program Tahfiz Al-Qur’an menjadi salah satu ciri khas sekolah dalam membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus spiritual.
Berbagai prestasi akademik dan nonakademik yang diraih para siswa menjadi bukti bahwa proses pendidikan di sekolah tersebut berjalan seiring dengan pengembangan potensi diri peserta didik.
Prosesi graduation ditutup dengan doa bersama dan sujud syukur sebagai ungkapan rasa terima kasih atas segala capaian yang telah diraih. Di tengah suasana yang penuh haru, para lulusan dilepas dengan harapan besar agar mampu menjadi generasi emas yang berilmu, berakhlak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hari itu, derai air mata yang mengalir bukanlah tanda perpisahan semata, melainkan simbol harapan. Para lulusan Hamas School melangkah meninggalkan bangku SMP dengan membawa bekal ilmu, iman, serta doa dari guru dan orang tua yang akan terus menyertai perjalanan mereka menuju masa depan. (*)
Penulis : Ma’in | Editor : Fathan Faris Saputro


