NEW!Incredible offer for our exclusive subscribers! Read More
BeritaDaerah

Nonton Bareng Menjadi Jalan Alternatif Pengkaderan

1 Mins read

SEJUK.ID Nonton bareng atau biasa disingkat Nobar, menjadi jalan alternatif pengkaderan, khususnya di lingkungan Muhammadiyah. Jalan alternatif ini diambil oleh Tim KKN MAs Desa Giriwondo, dengan kolaborasi bersama Karang Taruna Dusun Sedran, Desa Giriwondo.

M. Javis, Ketua Tim KKN MAs, menyatakan bahwa kegiatan nonton bareng ini dipilih sebagai jalan alternatif pengkaderan karena melihat anak-anak sudah terlalu bosan dengan cara pengkaderan yang konvensional seperti melalui workshop, pengajian, dan kegiatan serupa.

“Film yang diputar dalam kegiatan nonton bareng ini adalah Buya Hamka Vol. 1. Film tersebut dipilih karena selain Buya Hamka merupakan tokoh di Muhammadiyah, ia juga tokoh nasionalis. Kegiatan nonton bareng ini digelar pada malam tirakatan pada Jumat (16/8/2024). Selain itu, kami juga ingin mengenang jasa para pahlawan,” tegas Javis.

Menurut Adam Satria, Wakil Ketua Tim KKN MAs, nonton bareng dapat menjadi salah satu metode alternatif untuk pengkaderan dalam Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai organisasi dan agama bisa disampaikan secara lebih santai dan menarik, terutama bagi generasi muda.

“Dengan pendekatan yang lebih informal ini, pengkaderan bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan, termasuk anak muda yang mungkin kurang tertarik dengan metode pengkaderan yang lebih konvensional,” jelas Adam.

Daffa Zaki, Humas Tim KKN MAs, menambahkan bahwa melalui media visual dan audio, pesan-pesan pengkaderan dapat disampaikan dengan lebih jelas dan mudah dipahami. Cerita atau film yang relevan dengan nilai-nilai organisasi dapat membantu internalisasi pesan dengan lebih efektif.

“Memilih film atau tayangan yang relevan dengan tujuan pengkaderan dapat memperkuat identitas dan menanamkan nilai-nilai yang diinginkan kepada kader-kadernya,” imbuh Daffa.

Amelia, Humas Tim KKN MAs lainnya, mengabarkan bahwa kegiatan nonton bareng ini berjalan dengan lancar dan para penonton sangat mendalami film tersebut. “Puji syukur kepada Allah, kegiatan nonton bareng ini terselenggara dengan baik dan berlangsung kurang lebih selama tiga jam,” tutup Amelia. (*)

Baca Juga:  Siswi SMPM 13 Campurejo Berpartisipasi dalam Lomba Masak Blusukan Kampung Bangkit

Reporter Adam Satria. Editor Fathan Faris Saputro.

1293 posts

About author
Penulis buku Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi (2025), Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu (2024), dan Luwesitas IMM (2023). Akun IG : iamfaris.28
Articles
Related posts
BeritaNasional

KOPIMU dan Jalan Industrialisasi Muhammadiyah dari Hulu ke Hilir

3 Mins read
SEJUK.ID – Membangun ekosistem usaha yang maju menjadi salah satu pesan utama dalam Kopdar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Jawa Barat 2026. Kegiatan…
BeritaDaerah

Dosen UNY Raih Best Presenter di Konferensi Fisika Internasional 2026

2 Mins read
SEJUK.ID – Dosen Departemen Pendidikan Fisika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Tsania Nur Diyana, meraih penghargaan Best Presenter dalam International Physics Conference 2026…
BeritaDaerah

Industrialisasi Jadi Jalan Menuju Kemakmuran, SUMU Konsolidasikan Pengusaha Jawa Barat

2 Mins read
SEJUK.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP-UMKM PWM) Jawa Barat mendorong…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *